7 Soal (Essay) Enzim dan Metabolisme Sel Beserta Jawaban

Kumpulan Soal (Esai/Uraian) Materi Enzim dan Metabolisme Sel

1. Berdasarkan peristiwa yang terjadi di dalam suatu reaksi, maka enzim dapat digolongkan menjadi gua golongan, sebutkan dan jelaskan!

2. Enzim juga sangat terpengaruh oleh pH. Bagaimana hubungan antara pH dan cara kerja enzim ptialin?

3. Jelaskan fungsi enzim dan teori mengenai cara kerja enzim!

4. Uraikan yang dimaksud kemonsintesis! Berilah contoh reaksinya!

5. Jelaskan berapa jumlah bersith ATP yang dihasilkan melalui respirasi aerobic setelah terjadi transport elektron!

6. Bagaimana terjadinya fotolisis!

7. Tuliskan dan jelaskan empat tahap reaksi respirasi!

Jawaban:

1. Dua golongan enzim yaitu:
a. Golongan hidrolase: enzim dengan penambahan air atau dengan adanya air dapat mengubah suatu substrat menjadi hasil akhir.
b. Golongan desmolase: enzim yang dapat memecah ikatan C-C atau C-N

2. Enzim ptialin yang disekresi oleh kalenjar ludah di dalam mulut berfungsi untuk menguraikan amilum menjadi glukosa. Di dalam lambung dan usus halus enzim ini tidak dapat bekerja karena kerja enzim sangat dipengaruhi oleh pH. Di dalam lambung pHnya terlalu asam, sedangkan pada usus halus terlalu basa.

3. Enzim befungsi sebagai biokatalisator, menurunkan energi aktivasi suatu reaksi. Terdapat dua teori yang menjelaskan cara kerja enzim, yaitu teori lock and key dan teori induce fit. Berdasarkan teori lock and key, kerja enzim mirip mekanisme kunci dan anak kunci. Substrat memasuki enzim, kemudian substrat diubah menjadi produk dan dilepaskan. Berdasarkan teori induced fit, enzim melakukan penyesuaian bentuk untuk berikatan dengan substrat. Hal tersebut meningkatkan kecocokan dan mendorong komplek enzim subtract lebih reaktif. Molekul enzim kembali ke bentuk semula setelah produk dihasilkan.

4. Kemosintesis merupakan reaksi penyusunan bahan organik dengan menggunakan energi yang diperoleh dari pemecahan senyawa kimia. Energi kimia ini digunakan untuk fiksasi CO2 menjadi karbohidrat. Salah satu organisme yang melakukan kemosintetis untuk membuat bahan organik adalah bakteri belerang. Organisme ini mengoksidasi H2S untuk memperoleh energi. Energi yang diperolehnya tersebut digunakan untuk mengasimilasi C. reaksinya adalah sebagai berikut.

CO2 + 2H2S ———————–> CH2O + H2O

Energi yang diperoleh melalui kemosintesis ini biasanya berjumlah lebih sedikit jika dibandingkan dengan energi yang diperoleh dari fotosintesis.

5. Satu molekul NADH2 yang masuk pada transfer electron dihasilkan 3 molekul ATP dan 1 molekul FADH2 dihasilkan 2 molekul ATP. Selama oksidasi 1 molekul glukosa terjadi 10 NADH2 (2 dari sisi glikolisis, 2 dari dekraboksilasi oksidatif dan 6 dari siklus Krebs) dan 2 FADH2 (dari siklus Krebs). Jadi, secara keseluruhan ATP yang dihasilkan dari rantai transport electron adalah 10×3 = 30 DAN 2×2=4 sehingga jumlahnya adalah 34 ATP. Hasil bersih ATP selama respirasi aerob adalah 34+2 ATP (glikolisis) + 2 ATP (siklus Krebs) = 38 ATP

6. Pada saat sinar foton (energi cahaya dengan panjang gelombang yang sesuai) mengenai fotosistem, salah satu elektronnya akan terlepas (tereksitasi). Ketika elektron tersebut kembali lagi pada kedudukan awal, electron itu akan mengeluarkan energi. Energi ini digunakan untuk memecah molekul air (H2O) menjadi 2H+, O2, dan electron (2e-). Peristiwa pecahnya molekul air dinamakan fotolisis.

7. Reaksi respirasi glukosa berlangsung dalam empat tahap, yaitu sebagai berikut.
a. Glikosis
Pada tahap ini terjadi serangkaian reaksi penguraian satu molekul glukosa (6 atom C) menjadi dua molekul asam (3 atom C), 2 NADH, dan 2 ATP

b. Dekarboksiliasi oksidatfi piruvat
Asam piruvat hasil glikolisis diubah menjadi asetil Co-A(2C) dengan melepaskan CO2 dan NADH.
c. Siklus Krebs atau daru asam sitrat
Senyawa asetil Co-A hasil dari dekarboksilasi oksidatif piruvat diuraikan menjadi CO2. Daur ini dinamakan daur asam sitrat karena senyawa 6C yang pertama kali dibentuk adalah asam sitrat. Daur asam sitrat disebut juga sebagai daur Krebs, yang diambil dari nama penemunya, yaitu Sir Hans Krebs. Siklus Krebs menghasilkan 1 FADH, 3 NADH, dan 1 ATP dari satu molekul Co-A
d. Rantai transport electron
Rantai transport electron merupakan oksidasi terminal (ujung) daslam rantai respiratoris. Hidrogen yang dihasilkan pada tiga tahap pertama hingga tahap ketiga akhirnya berkombinasi dengan oksigen membentuk air. Hal ini dapat berlangsung, terjadi pengangkutan hidrogen sepanjang rantai sistem redoks, melalui transpor elektron. Energi yang dibebaskan oleh angkutan ini digunakan untuk membentuk ATP.