Belajar Bahasa Inggris Cepat Dan Mudah Dengan Metode Listening

Diposting pada

Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa resmi yang dipakai lebih dari 1/3 penduduk bumi dan dikuasai oleh banyak orang hampir di seluruh dunia. Ada beberapa hal yang harus diketahui agar Belajar Bahasa Inggris Cepat Dan Mudah Dengan Metode Listening lebih efektif.

Bahasa internasional ini bukan cuma dibutuhkan untuk beradaptasi secara global, namun juga menjadi pintu gerbang dalam meningkatkan penguasaan iptek. Sebagian besar literatur-literatur ilmu pengetahuan yang ada di dunia memiliki pengantar bahasa Inggris, atau setidaknya memiliki terjemahan dalam bahasa tersebut.

Di dunia kerja pun, seseorang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris memiliki nilai lebih dan berkesempatan mengembangkan kariernya hingga ke jenjang internasional.

Begitu pentingnya bahasa Inggris di era globalisasi Ini membuat banyak orang mengupayakan diri untuk bisa mempelajari dan menguasai bahasa tersebut. Tidak hanya di bangku sekolah, keterampilan ini juga banyak dicari melalui lembaga-lembaga non formal, seperti kursus bahasa, atau bahkan dilakukan secara mandiri atau otodidak.

Lalu hal-hal apa saja yang sebaiknya diketahui untuk bisa belajar bahasa Inggris secara lebih efektif? Berikut uraiannya.

 

Bagaimana Memulai Belajar Bahasa Inggris?

Sebagian orang bisa jadi merasa bingung ketika ingin memulai belajar bahasa Inggris. Beberapa pertanyaan seperti “Bagaimana saya harus mulai belajar?”, “Kira-kira apa dulu yang harus dipelajari?”, atau “Kursus bahasa Inggris seperti apa ya yang tepat untuk saya?” mungkin muncul dan mengusik di awal-awal semangat belajar itu tiba.

Untuk bisa menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya ketahuilah terlebih dahulu apa sebenarnya tujuan Anda belajar bahasa Inggris, karena setiap motivasi memiliki “treatment” yang berbeda.

 

Motivasi Pembelajaran

Ada beberapa motivasi yang melatarbelakangi seseorang dalam belajar bahasa Inggris, di antaranya adalah:

Kebutuhan non formal, seperti ingin pergi ke negara-negara berbahasa Inggris atau karena memiliki teman atau pasangan dari negara lain yang berbahasa Inggris. Untuk motivasi seperti ini, materi pembelajaran biasanya lebih banyak difokuskan pada percakapan-percakapan sederhana untuk menunjang kebutuhan komunikasi sehari-hari, atau frasa-frasa khusus yang berkaitan dengan kepergian Anda ke negara-negara tersebut.

Kebutuhan formal, seperti untuk menunjang kemampuan bahasa Inggris di sekolah atau untuk memenuhi persyaratan pendidikan/pekerjaan yang mengharuskan seseorang menempuh ujian bahasa pada level tertentu, seperti TOEFL, TOEIC, IELTS, dan sejenisnya.

Kebutuhan aktualisasi diri, yaitu untuk mengingkatkan penguasaan dan kepercayaan diri dalam berbahasa Ingg-ris aktif dengan khasanah bahasa yang lebih baik. Biasanya seseorang yang memiliki motivasi seperti ini sudah memiliki dasar pengetahuan bahasa Inggris, sehingga materi belajarnya bisa lebih luas dan bersifat praktis.

 

Tentukan Target dan Buat Agenda Pembelajaran

Jika sudah jelas motivasinya, untuk mengefektifkan pencapaian belajar, mulailah untuk membuat target dan mengatur agenda pembelajaran. Anda bisa meminta bantuan guru bahasa Inggris atau konsultan bahasa yang ada di lembaga kursus untuk menetapkan hal-hal tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda adalah seorang pekerja dan dalam waktu 3 bulan harus pergi ke luar negeri, Anda bisa mengikuti conversation class yang diselenggarakan di sore atau malam hari.

Atau agar lebih fokus dan bisa menyesuaikan waktu kursus dengan kesibukan Anda, cobalah melakukan in house training atau carilah guru privat dan mintalah untuk menyiapkan materi-materi khusus sesuai kebutuhan Anda, seperti “english for business”, “english for tourism” atau bahkan “survival english”.

Untuk kebutuhan penunjang pendidikan, alangkah baiknya jika Anda mendaftar di lembaga kursus bahasa. Di sana Anda bisa mendapatkan materi pembelajaran yang lebih terkonsep dengan target dan metoda/pendekatan yang lebih terstruktur.

Untuk hasil yang lebih optimal, jangan lupa untuk mengikuti placement test atau tes penempatan untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa Inggris Anda, apakah ada di level basic (dasar), intermediate (menengah), atau advance (lanjutan). Hasil tes tersebut akan digunakan untuk menempatkan Anda di kelas yang tepat, dengan materi pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan.

Adapun untuk persiapan ujian khusus seperti TOEFL, TOEIC, IELTS atau sejenisnya, materi pembelajaran akan lebih fokus pada pemahaman dan strategi pengisian soal. Anda nantinya akan mengikuti beberapa kali try out atau uji coba untuk melihat perkembangan skor dan grafik kemampuan Anda.

Khusus untuk meningkatkan aktualisasi diri, Anda bisa lebih leluasa mengatur waktu belajar. Tidak harus mengikuti les bahasa Inggris, Anda bisa mencari materi ajar dari berbagai sumber, apakah dengan membaca literatur-literatur berbahasa Inggris yang ada di perpustakaan, bergabung dengan klub bahasa, mengikuti diskusi di grup bahasa Inggris, menonton film-film berbahasa Inggris, hingga mencari tandem penutur asing di dunia maya.

 

Belajar Bahasa Inggris Dengan Metode Listening

Listening skill merupakan aspek dasar bahasa yang bersifat reseptif dan bisa diperoleh bahkan secara primitif. Seperti halnya anak-anak yang belajar bahasa Inggris dengan mendengarkan dan menyimak perkataan orang tua atau orang-orang yang ada di lingkungannya, belajar bahasa Inggris secara auditori dipercaya mampu melatih kecakapan berbahasa secara lebih cepat.

Tidak hanya sekadar mendengarkan, belajar bahasa Inggris melalui proses mendengar dan menyimak mampu mengembangkan beberapa keterampilan mikro seperti:

  1. Membantu menyimpan unsur bahasa dalam daya ingat jangka pendek (short term memory).
  2. Membedakan bunyi, mengingat bentuk pelafalan, dan membedakan makna bahasa.
  3. Mencermati bentuk-bentuk intonasi, tekanan kata, hingga reduksi pembentukan kata.
  4. Mengenal bentuk kata-kata khusus atau typical word order pattern.
  5. Melatih membedakan kelas-kelas kata atau grammatical word classes.
  6. Mendeteksi kata kunci, membantu mengidentifikasi sebuah topik atau gagasan dalam suatu percakapan, serta menebak maknanya secara kontekstual.
  7. Membantu mendeteksi unsur-unsur kalimat seperti subjek, predikat, objek, konjungsi atau kata hubung, preposisi, dan unsur kalimat lainnya.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menyimak, baik melalui situasi interaktif maupun non interaktif, adalah:

  1. Melakukan percakapan tatap muka, termasuk menyimak materi pembelajaran di kelas, hingga mengikuti seminar atau workshop berbahasa Inggris.
  2. Berkomunikasi lewat telepon dalam bahasa Inggris.
  3. Mendengarkan siaran radio atau podcast (aplikasi radio) berbahasa Inggris.
  4. Mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris.
  5. Menonton film atau tayangan berbahasa Inggris yang tidak memiliki subtitle dalam bahasa Indonesia.
  6. Mengikuti forum diskusi bahasa Inggris.

Memanfaatkan program-program pembelajaran audio yang tersedia di perpustakaan atau sumber lain yang bisa diunduh secara gratis di internet. Tautan-tautan “listening online” biasanya menyajikan berbagai macam pelatihan, seperti:

  1. Listening activities & worksheet
  2. Listening excercises with transcript, notes, & questions
  3. English listening practice & suitable for any level of english
  4. Recording of famous poems & speeches
  5. Funy & simple stories in mp3/mp4 format
  6. Song, lyrics, & worksheets
  7. Short videos & clips, including subtittle, and quizzes
  8. Listening & vocabulary material in context

Sumber: https://www.educenter.id/bahasa-inggris/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *