Perbedaan Penggunaan Kata Sick, ill, Hurt, Pain, dan Ache

Diposting pada

Perbedaan Penggunaan Kata Sick, ill, Hurt, Pain, dan Ache

– Dalam bahasa inggris ada 5 kata yang bisa digunakan untuk menyatakan keadaan “sakit” yaitu sick, ill, hurt, pain, dan ache. Kalau ditanya apakah 5 kata tersebut berbeda? Tentu saja berbeda, kalau tidak berbeda kenapa pula harus dibedakan.

Nah sesuai judulnya, kali ini saya akan membahas bedanya 5 kata tersebut yang akan saya sertai dengan contoh kalimatnya pula. Langsung saja beikut pembahasannya:

Sebelumnya, baca juga: Perbedaan Good Evening dan Good Night.

 kata yang bisa digunakan untuk menyatakan keadaan  Perbedaan Penggunaan Kata Sick, ill, Hurt, Pain, dan Ache

Penggunaan Sick

Kata sick biasanya digunakan untuk menyatakan kondisi sakit yang tidak parah alias ringan, misalnya flu, tidak enak badan, atau meriang. Selain itu, sick juga biasanya digunakan untuk menyatakan sakit secara kejiwaan, seperti orang yang tidak waras, orang yang berperilaku sangat aneh, atau bisa juga untuk menyatakan kondisi yang tidak disukai atau membuat muak.

Contoh penggunaan:

  • He was sick in the evening, but the following day he was better. (Dia sakit di malam hari, tapi di hari berikutnya dia membaik.)
  • My Dian felt sick from breathing in paint fumes. (Dian ku merasa sakit karena menghirup asap cat.)
  • The very thought of it makes me feel sick. (Memikirkan hal itu membuatku merasa mual (sakit))
  • Dian was very sympathetic when I was sick. (Dian sangat simpati ketika aku sakit.)
  • He got sick of hanging around waiting for me. (Dia bosan (muak) menunggu saya.)
  • Ani Yuriyah always laughs everywhere, it seems that she’s sick. (Ani Yuriyah selalu tertawa dimana-mana, sepertinya dia sakit (jiwa))

Penggunaan Ill

Sedangkan kata ill, lebih sering digunakan untuk menyatakan kondisi sakit yang parah dan atau berkelanjutan karena penyakit tertentu, misalnya kanker, demam berdarah, tumor, diabetes, dan lain-lain. Tapi, ill juga bisa untuk menggantikan penggunaan sick di atas (hanya untuk menyatakan sakit yang ringan saja, tidak untuk sakit jiwa, dll).

Contoh penggunaan:

  • Fariza has been ill since she was born, she got breast cancer. (Dia sakit sejak lahir, dia menderita kanker payudara.)
  • I was ill for a time last year, but I’m fine now. (Saya sakit tahun lalu, tapi saya baik-baik saja sekarang.)
  • Sarah is ill in hospital with a chest infection. (Sarah sakit di Rumah Sakit terkena infeksi di bagian dada.)
Advertisement

Penggunaan Pain

Kata pain dalam bahasa inggris lebih sering digunakan untuk menyatakan rasa sakit yang disebabkan oleh rasa nyeri, misalnya nyeri keseleo, patah tulang, atau rasa sakit nyeri yang disebabkan karena jatuh, kecelakaan atau semacamnya. Pain bisa juga untuk menyatakan rasa sakit yang tidak berasal dari nyeri, misalnya sakit karena kegagalan, pengalaman pahit, terhina, dilecehkan, dan semacamnya.

Contoh kalimat:

  • I have a pain in the middle of my back. (Saya merasakan sakit di tengah punggung saya.)
  • I was in excruciating pain and one leg wouldn’t move. (Saya merasakan sakit yang luar biasa dan satu kaki tidak bisa bergerak.)
  • She tried to cure the pain in my knee by putting manual pressure on the joint. (Dia mencoba meredakan rasa sakit di lutut saya dengan memberikan tekanan secara maual pada sendi.)
  • No man learns but by pain or shame. (Tidak ada orang yang belajar kecuali dengan rasa sakit atau malu.)
  • There is no pleasure without pain. (Tidak ada kesenangan tanpa rasa sakit.)

Penggunaan Ache

Kata ache hampir sama dengan pain, bedanya ache untuk menyatakan sakit nyeri untuk bagian tertentu saja pada tubuh, misalnya sakit kepala, sakit perut, sakit telinga, sakit gigi, dan lain-lain. Dan untuk menggunakannya, kita perlu menggabungkan kata ache dengan anggota tubuh yang dimaksud, misalnya sakit kepala maka menjadi headache, sakit gigi menjadi toothache.

Tapi itu tidak selalu ya, beberapa orang menggunakan ache untuk menggantikan pain untuk menyatakan nyeri, walaupun saya sendiri tidak terlalu terbiasa. Selain itu, ache juga bisa berfungsi sebagai kata kerja untuk menyatakan sakit, misalnya My arms ache from carrying this bag, my stomach is aching.

Contoh kalimat:

  • I’ve had a stomachache all morning. (Saya menderita sakit perut sepanjang pagi.)
  • I slept too much and got a terrible headache. (Aku tidur terlalu banyak dan merasakan sakit kepala yang amat sangat.)
  • Her joints ache if she exercises. (Sendi-sendinya terasa sakit jika dia berolahraga.)
  • I’m aching all over. (Aku kesakitan keseluruhan (di semua bagian))

Penggunaan Hurt

Untuk menunjukkan rasa sakit, hurt bisa digunakan untuk menggantikan pain dan ache (tidak bisa untuk sick dan ill), tapi kalimatnya harus dirubah susunannya.

My back hurts = I have a pain/ache in my back.

Selain itu, hurt biasa digunakan untuk menyatakan sakit yang disebabkan oleh orang lain kepada kita, baik secara fisik maupun mental. Misalnya sakit karena dipukul oleh orang lain, sakit dibohongi, atau sakit karena dikhianati perasaannya. Atau kalian ingin menyatakan sebuah kata kerja atau kata sifat yang maknanya sakit, maka bisa pakai kata hurt.

Contoh kalimat:

  • I know your leg hurts, just be patient until the doctor arrives. (Aku tahu kakimu sakit, bersabarlah sampai dokter datang.)
  • It’s hurt when I bend my knee. (Rasanya sakit ketika saya menekuk lututku.)
  • Which part of your leg hurts? (Bagian mana dari kakimu yang sakit?)
  • When the memories hit me, it hurts. (Ketika kenangan itu menghantamku, itu menyakitkan.)
  • Did I hurt you? (Apa aku menyakitimu?)
  • Sometimes words hurt more than swords. (Kadang kata-kata lebih menyakitkan ketimbang pedang.)

Selanjutnya: Apa bedanya all right dan alright?
—-
Oke ya kawan-kawan, itulah pembahasan tentang perbedaan penggunaan sick, ill, pain, ache, dan hurt dalam bahasa inggris. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan mampu memberikan pemahaman kepada kalian semuanya. Jangan lupa untuk share artikel ini juga ya, thanks dan salam sukses.