Soal PPKn Kelas 9 SMP/ MTs Semester 2 Bab 6 : Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

Diposting pada
mapel PPKn kelas 9 SMP/ MTs semester 2 bab 6 tentang Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bab ini merupakan bab akhir mapel PPKn untuk kelas 9. Ruang lingkup materi pada materi ini adalah mengenai bela negara, ketentuan konstitusional tentang bela negara, serta perwujudan bela negara dalam berbagai dimensi kehidupan.
Proklamasi Kemerdekaan
Source : id.wikipedia.org
Seperti biasa yaa, materi disarikan dari buku paket PPKn kelas 9 SMP/ MTs kurikulum 2013 edisi revisi 2018. Terdapat 30 butir soal yang dibuat untuk mempermudah belajar melalui sistem Soal. setiap soal juga sudah saya lengkapi dengan kunci jawaban dengan sistem spoiler (buka tutup) untuk memudahkan belajar.
Soal PPKn Kelas 9 SMP/ MTs Semester 2 
Bab 6 : Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia
============================================================================================
1. Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban dalam upaya pembelaan negara. Hal ini sesuai dengan peraturan dalam UUD 1945 pasal ….
A. 27 ayat (3)
B. 28 ayat (1)
C. 29 ayat (2)
D. 27 ayat (1)

2.  Dalam Pasal 9 ayat (1) UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.” Makna kata kewajiban dalam ketentuan tersebut adalah ….
A. setiap warga negara harus  mengikuti wajib militer
B. Bila diwajibkan setiap warga negara ikut dalam pembelaan negara
C. hanya warga negara yang dipersyaratkan wajib ikut dalam pembelaan negara
D. negara dapat memaksa setiap warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara dalam keadaan tertentu

3. Sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara disebut ….
A. patriotisme
B. bela negara
C. cinta tanah air
D. nasionalisme

4. UU No. 3 tahun 2002 adalah undnag- undang yang mengatur tentang ….
A. pendidikan
B. pertahanan negara
C. ekonomi
D. kesehatan

5. Bela negara merupakan tugas dan tanggung jawab dari ….
A. polisi
B. TNI
C. seluruh rakyat Indonesia
D. aparat penegak hukum

6. Perhatikan hal- hal berikut ini,
(1) cinta tanah air
(2) kesadaran berbangsa dan bernegara
(3) percaya terhaddap Tuhan Yang Maha Esa
(4) keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara
(5) rela berkorban demi bangsa dan negara
(6) keyakinan sebagai bangsa yang besar
(7) memiliki kemampuan awal bela negara
Upaya bela negara itu didasari oleh lima nilai yang harus diwujudkan oleh seluruh rakyat Indonesia yang ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (2), (3), (4) dan (5)
B. (1), (2), (4), (6) dan (7)
C. (1), (2), (4), (5) dan (7)
D. (1), (2), (4), (5) dan (6)

7. Inti dari upaya bela negara adalah ….
A. mempertahankan dari ancaman pihak luar
B. memperkuat kekuatan militer suatu negara
C. kesediaan untuk memberikan sesuatu tanpa pamrih atau kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara
D. mengikuti program bela negara sebagai kewajiban setiap warga negara yang dipersyaratkan

8. Perjuangan kerajaan di nusantara untuk melepaskan diri dari penjajah selalu menenui kegagalan disebabkan ….
A. peralatan perang yang belum modern
B. bersifat kedaerahan
C. banyaknya penghianat dari kalangan pribumi yang menjadi antek penjajah
D. sarana perang yang kurang memadai

9. Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara merupakan bunyi peraturan dalam UUD 1945 pasal ….
A. Pasal 30 ayat (1)
B. Pasal 30 ayat (2)
C. Pasal 30 ayat (3)
D. Pasal 30 ayat (4)

10. Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum adalah dasar perundang- undangan bela negara dalam UUD 1945 pasal ….
A. Pasal 30 ayat (1)
B. Pasal 30 ayat (2)
C. Pasal 30 ayat (3)
D. Pasal 30 ayat (4)

11. Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang diatur dalam UUD 1945 pasal ….
A. 27 ayat (3)
B. Pasal 30 ayat (3)
C. Pasal 30 ayat (4)
D. Pasal 30 ayat (5)

12. Berdasarkan TAP MPR RI No IV/ MPR/2000 tentang pemisahan TNI dan kepolisian Negara republik Indonesia, TNI dan Polri secara kelembagaan terpisah dengan peran dan fungsi masing-masing. Dalam hal ini TNI merupakan alat negara yang berperan dalam ….
A. memelihara keamanan
B. mengayomi masyarakat
C. membantu masyarakat
D. pertahanan negara

13. Berikut ini adalah tugas pokok TNI sesuai dengan Tap MPR RI No. VII/MPR/2000, kecuali ….
A. menegakkan kedaulatan negara
B. menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945
C. memelihara keamanan masyarakat dari kejahatan
D. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

14. Undang- undang Nomor 2 tahun 2002 adalah undang- undang yang mengatur tentang ….
A. Kepolisian Negara Republik Indonesia
B. Pertahanan Negara
C. Tentara Nasional Indonesia
D. Hak Asasi Manusia

15. Insiden Surabaya pada tanggal 19 September 1945 diawali dengan peristiwa ….
A. penyerangan Belanda di Surabaya
B. penyergapan Belanda oleh tentara Indonesia
C. pengibaran bendera Belanda di hotel Yamato
D. ditembaknya pimpinan Belanda oleh tentara Indonesia

16. Tokoh yang mengobarkan semangat perlawanan pemudah Surabaya melalui siaran radio agar pantang menyerah menghadapi penjajah pada peristiwa Pertempuran Surabaya tanggal 10 November 1945 adalah ….
A. Ir. Soekarno
B. Bung Tomo
C. Supriyadi
D. Sungkono

17. Pertempuran Ambarawa diawali oleh kedatangan tentara Inggris di bawah pimpinan Brigjen Bethel di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945 yang bertujuan untuk ….
A. menduduki kota Ambarawa
B. membebaskan tentara sekutu
C. merebut Ambarawa dari TKR dan para pemuda
D. menyerang TKR dan pemuda

18. Tokoh yang gugur sebagai kusuma bangsa pada pertempuran Ambarawa adalah ….
A. Kolonel Sudirman
B. Letkol Isdiman
C. Daan Mogot
D. Supriyadi

19. Peristiwa Bandung lautan api dilatarbelakangi oleh ….
A. penghadangan pasukan sekutu oleh pejuang republik Indonesia
B. ultimatum sekutu untuk mengosongkan kota Bandung dengan alasan menjaga keamanan
C. terbunuhnya ptinggi sekutu oleh pejuang republik Indonesia
D. perintah sekutu agar pejuang republik Indonesia menyerahkan sejata

20. Belanda selalu berusaha menguasai Indonesia dengan berbagai cara termasuk berbagai perundingan yang dilakukan sering kali dilanggar dengan berbagai
alasan termasuk salah satunya, Belanda melancarkan agresi militer sebanyak dua kali. Agresi Militer I Belanda dilaksanakan pada ….
A. 21 Juli 1947
B. 1 Maret 1949
C. 19 Desember 1948
D. 18 November 1945

21. Pada peristiwa agresi militer II, Belanda menangkap Soekarno, Mohammad Hatta dan beberapa tokoh lainnya. Sesaat sebelum ditangkap, diadakanlah rapat untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia yang dipimpin oleh ….
A. Sjafruddin Prawiranegara
B. Sutan Syahrir
C. Teuku Mohammad Hassan
D. Sutan Mohammad Rasjid

22. Serangan umum 1 Maret 1949 memberikan dampak bagi dunia internasional tentang keberadaan NKRI. Serangan ini dipimpin oleh ….
A. Letkol Suharto
B. Jenderal Sudirman
C. Letkol Isdiman
D. Kol. AH Nasution

23. Pada perundingan Linggarjati, daerah yang diakui Belanda secara de facto adalah meliputi ….
A. Jawa, sumatra, Borneo
B. Jawa Sumatra, Bali
C. Jawa Sumatra, Madura
D. Jawa, Sumatra, Sulawesi

24. Berikut ini negara yang tidak termasuk dalam komisi tiga negara pada perjanjian Renville adalah ….
A. Belgia
B. Amerika Serikat
C. Australia
D. Inggris

25. Dalam perundingan Renville, delegasi Indonesia adalah ….
A. Amir Syarifuddin
B. Abdulkadir Wijoyoatmojo
C. Sutan Syahrir
D. Sutan Mohammad Rasjid

26. Perhatikan pernyataan berikut ini,
(1) Belanda tetap berdaulat sampai terbentuknya Republik Indonesia Serikat (RIS)
(2) Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatra, dan Madura.
(3) Pihak Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS)
(4) Republik Indonesia sejajar kedudukannya dalam Uni Indonesia Belanda.
(5) Sebelum Republik Indonesia Serikat terbentuk, Belanda dapat menyerahkan kekuasaannya kepada pemerintah federal sementara.
(6) Republik Indonesia menjadi negara bagian dari Republik Indonesia Serikat.
(7) Antara enam bulan sampai satu tahun, akan diselenggarakan pemilihan umum untuk membentuk Konstituante RIS.
Yang termasuk isi dari perjanjian Renville ditunjukkan oleh nomor ….
A. (1), (2), (3), (4), (5)
B. (1), (3), (4), (5), (6)
C. (1), (2), (3), (4), (6)
D. (1), (4), (5), (6), (7)

27. Perundingan Roem- Royen dilaksanakan pada ….
A. 17 Januari 1948
B. 25 Maret 1947
C. 4 April 1949
D. 7 Mei 1949

28. Berikut ini adalah isi dari Konferensi Meja Bundar, kecuali ….
A. pembentukan Uni Belanda-Republik Indonesia Serikat yang dipimpin oleh Ratu Belanda secara simbolis
B. Soekarno dan Moh. Hatta akan menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Serikat untuk periode 1949-1950
C. Pihak Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS)
D. Irian Barat masih dikuasasi Belanda dan tidak dimasukkan ke dalam Republik Indonesia Serikat sampai dilakukan perundingan lebih lanjut

29.  Kemajuan teknologi dan masuknya budaya asing dapat mempengaruhi gaya hidup dan cara berfikir masyarakat. Hal ini tentunya akan memicu terjadinya  masalah sosial. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk menyaring budaya asing yang masuk adalah ….
A. melarang budaya asing masuk ke negara kita
B. mengisolasi diri dari ilmu pengetahuan dan teknologi asing
C. mempelajari pendidikan agama dengan baik
D. menggunakan budaya asing dan budaya lokal secara seimbang

30. Penyalahgunaan penggunaan media sosial di internet dapat memicu perpecahan yang tentunya akan menimbulkan ancaman bagi keutuhan negara Republik Indonesia seperti penyebaran berita hoax (berita bohong) dan ujaran kebencian melalui media sosial. Berikut ini adalah cara yang tepat untuk menanggulangi kedua hal kecuali ….
A. bersikap bijak dalam menanggapi tulisan yang bersifat provokatif
B. membaca secara keseluruhan dan cross-check terhadap tulisan yang dipublikasikan
C. tidak membagikan berita atau ujaran secara sembarangan
D. menambahi berita tersebut dengan opini atau pendapat pribadi kita sendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *